Yamaha Rilis R15 MY 2017 Assist & Slipper Clutch, Penting Lah…

Valentino Rossi kenalkan R15 MY 2017 di hadapan mesin marketing Yamaha

Jakarta, TERASMALAMYamaha baru saja merilis YZF-R15 Model Year 2017 (R15 MY 2017) secara internal di hadapan mesin marketingnya di Jakarta, Minggu (22/1) malam wib. Nampak hadir dua pembalap MotoGP Valentino Rossi dan rekan anyarnya Maverick Vinales. Salah satu fitur andalan yang disematkan di R15 MY 2017 adalah assist & slipper clutch yang membuat motor mengurangi efek engine brake. Wow… sport 150 sudah punya fitur seperti ini, bermanfaatkah?

Assist & slipper clutch punya definisi dan fungsi sebagai berikut:

fungsi Slipper Clutch (SC) sangat berguna terutama pada kecepatan tinggi dan harus mengerem (deselerasi) karena akan berbelok maupun berhenti akibat sesuatu hal di depan.

Melakukan deselerasi selain menggunakan rem adalah memanfaatkan momen engine brake yaitu dengan segera menurunkan gigi ke yang lebih rendah, namun jika tanpa SC, efek back torque bisa membuat fatal pengendara, ban akan ngepot dan terkunci hingga goyang dombret dan mengakibatkan hilangnya traksi ban pada aspal. Efeknya sudah bisa ditebak ya?

Sedangkan fungsi Assist Clutch (AC) lebih terpakai untuk riding harian, karena membuat enteng tekanan/tarikan pada tuas kopling sehingga tangan tidak mudah pegal terutama di kemacetan. Kondisi bekerjanya berbeda dengan SC, jika SC bekerja saat deselerasi maka AC bekerja justru saat berakselerasi.

Assist & Slipper Clutch di R15 MY 2017

Sepintas membaca fungsi assist & slipper clutch seperti sangat dibutuhkan di motor-motor dengan akselerasi dan speed tinggi, sebut saja 250 cc ke atas. Namun, untuk motorsport sekelas 150cc rasa-rasanya masih terlalu berlebihan fitur ini disematkan. Seberapa kencang sih R15 MY 2017 hingga harus pakai assist & slipper clutch? Itu dari sisi fungsional teknis. Tapi, untuk pertarungan di sisi jualan atau marketing, jelas fitur ini sangat dibutuhkan R15 MY 2017. Posisi Yamaha saat ini menjadi alasannya.
Yamaha babak belur di tahun 2016. Raihan marketshare menurun drastis. Segmen sport yang selama ini menjadi andalan sudah lepas ke genggaman Honda, sang rival abadi. Salah satu yang membuat Yamaha terpuruk adalah kontribusi R15 yang jauh dari harapan. Sepanjang 2016, R15 hanya mampu terjual di kisaran 30 ribuan unit, jauh dari sang musuh All New CBR150R yang mencapai 70 ribuan, lebih dari dua kali lipat kekalahannya.

Jelas, kondisi ini membuat Yamaha harus merombak total R15. Hadirlah R15 MY 2017 dengan fitur-fitur andalan yang jauh lebih advance dari R15 lawas, bahkan dari sang rival. Sebut saja suspensi depan yang sudah USD, mesin walau masih SOHC tapi sudah berteknologi VVA (variable valve actuation) yang terkenal sudah mumpuni membuat motor berisi terus di tiap putaran mesin, dan assist & slipper clutch. Fitur-fitur ini akhirnya menjadi standar baru sport 150 ke depan. Yamaha telah menghadirkan fitur-fitur motor besar di sport 150. Keunggulan ini mutlak menjadi bekal R15 MY 2017 untuk unggul dari CBR150R.

Jadi, assist & slipper clutch dan fitur apapun itu selama menjadi keunggulan (tidak dimiliki rival utama) tetap sangat bermanfaat, minimal sebagai bekal menghadapi persaingan, walaupun lebih sebagai gimmick marketing. Namun, ada satu PR besar Yamaha dengan fitur-fitur kasat mata ini, yakni mensosialisasikan kelebihan fitur itu ke konsumen. Jangan sampai sia-sia lah fitur itu gara-gara kekuperan dan kebodohan sales di hadapan calon konsumen. Pesan jadi tidak tersampaikan.

-TM-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s