3 Ibukota Eropa Bakal Membara Akhir Pekan Ini!

Akhir pekan ini tiga ibu kota di Eropa akan membara, panas dan tensi tinggi. Ada tiga derby ibukota di daratan Eropa yakni di London, Roma, dan Madrid.

Duel Si Bacot dan Si Kalem

Di daratan Inggris, London akan dipanaskan pertemuan Arsenal dengan Tottenham Hotspurs di Emirates Stadium. Tuan rumah tengah panas dingin setelah dalam 20 tahun terakhir posisi di klasemen Liga Primer mereka kalah dari sang tamu. Yup, musim kompetisi 2016-2017 lalu, Arsenal hanya finish kelima sedangkan Tottenham kedua. Kondisi ini sepintas secara kasat mata akan membuat Arsenal ingin membalas dendam musim ini.

Bahkan, di penghujung musim Arsene Wenger mengaku merasa tertekan dengan fakta tersebut, Tottenham mengangkangi timnya di klasemen. Tidak hanya sekedar kalah posisi, namun imbasnya juga menjadi makin buruk bagi Arsenal. Posisi kelima membuat Alexis Sanchez dkk harus tampil di kompetisi kelas dua Eropa, Europa League. Tottenham? UEFA Liga Champions! Sakit!

Mungkin, satu-satunya hal yang bisa mengerem tensi panas duel ibukota ini adalah karakter dari dua pelatih yang sangat bertolak belakang. Arsene Wenger mengeluarkan jurus mautnya melalui komentar-komentar pedas sebelum laga berlangsung. Namun, Mauricio Pochettino punya karakter berkebalikan dengan Wenger. Pochettino cenderung kalem. Ketika Wenger mencoba memancing tensi, Pochettino justru membalas komentar pedas dengan pujian. Ya, Pochettino memuji Wenger yang lama menangani Arsenal di tengah ketatnya persaingan Liga Primer.

Suasana Duka

Beralih ke Italia. Dua tim ibukota AS Roma dan SS Lazio akan beradu gengsi dan superioritas dalam derby de capitale. Menariknya, performa kedua tim di Serie A tengah bagus-bagusnya. Bahkan, Roma dan Lazio saling sikut untuk memperebutkan posisi 4 besar atau jatah Liga Champions musim depan!

Elang ibukota saat ini masih unggul di posisi empat dengan 28 poin sedangkan Roma setingkat di bawahnya dengan selisih hanya 1 poin. Jadi, kemenangan di Sabtu (18/11/2017) ini akan membuat salah satunya akan semakin menjauh atau yang lainnya akan menyalip.

Duel ini akan berlangsung di tengah suasana duka. Penyebabnya adalah kegagalan Italia menembus putaran final Piala Dunia di Rusia tahun depan. Beberapa punggawa tim Azzurri berasal dari kedua tim. Di kubu Roma ada Danielle De Rossi, Alessandro Florenzi dan Stephane El Shaarawy yang menjadi saksi kegagalan negaranya. Sementara di kubu Elang Ibukota ada penyerang tajam Ciro Immobile yang menyaksikan bagaimana dirinya dan penyerang lainnya di lini depan Italia menjadi tumpul ketika berhadapan dengan Swedia di babak play off.

Gairah Baru vs Si Kacau

Bergeser ke tanah matador, Spanyol. Dua tim ibukota yang kebetulan tengah mengalami penurunan performa akan saling gebuk di stadion baru Wanda Metropolitano. Yup, inilah kali pertama Atletico Madrid akan tampil di stadion barunya menjamu saudara tuanya, Real Madrid.

Namun, walau menurun bukan berarti tensi keduanya juga ikut turun. Derby Madrid tetaplah panas, apalagi posisi keduanya di klasemen juga masih di papan atas, El Real ketiga, Atleti keempat! Keduanya hanya dipisahkan oleh selisih gol saja (Madrid 13, Atletico 10) dengan poin sama, 23.

Duel kedua tim pesaing utama Barcelona ini dalam 10 laga terakhir memang ketat. Madrid menang 4 kali, Atletico menaklukkan Madrid 3 kali dan sisianya berakhir imbang.

Atletico mengususng gairah baru dengan mulai dipakainya stadion baru mereka, Wanda Metropolitano, menggantikan markas lama mereka, Vicente Calderon. Tentu saja, rekor positif berupa kemenangan menjadi target Atleti untuk memberikan kesan bagus untuk rumah baru. Apalagi, lawan yang mereka hadapi saat ini tengah dalam performa kacau.

Madrid memang terus diganggu berbagai masalah awal musim ini. Mulai dari berjatuhannya pemain akibat cedera, seperti Dani Carvajal yang ternyata didiagnosa menderita jantung, hingga perseteruan dua pemain mereka, sang megabintang Cristiano Ronaldo dan sang kapten Sergio Ramos.

Friksi keduanya dimulai ketika Ronaldo berkomentar negatif terkait dijualnya beberapa bintang El Real di awal musim seperti James Rodrigues, Alvaro Morata dan Pepe. Namun, di pihak lain Ramos justru menganggap Madrid baik-baik saja meski menjual ketiga pemain tersebut. Ramos membuat marah Ronaldo ketika justru berpendapat Madrid membutuhkan sosok seperti Neymar.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s