Anniversary ke-6 Jatimotoblog: Selamat dan Sukses Untuk Ndas Baru, Mohon Ijin Keaktifan Akan Berkurang!


Kawan, komunitas blogger otomotif Jawa Timur (Jatimotoblog) ternyata telah memasuki tahun ke-6 usianya. Tak terasa, pertama kali saya hadir dan bergabung dengan komunitas satu ini adalah di tahun 2012 alias tahun di kedua. Kala itu pertemuannya diselenggarakan di Surabaya dengan tuan rumah cak ndas Heri Setiawan penunggu blog setia1heri.com. Sejak saat itulah saya menjadi bagian dari Jatimotoblog.

Memang, kala itu saya masih mengusung blog bernama karis.nsz.wordpress.com alias masih blog gratisan dengan passion menyalurkan hobi menulis. Blog yang kemudian bermetamorfosis menjadi rideralam.com. Nama rideralam sebenarnya terinspirasi dari pak RT alias Heru Kuncahyono alias dedengkotnya ridertua.com. Nama memang bukan segalanya, tapi dengan nama yang simpel dan mudah diingat akan membantu pembaca mudah mengingat blog kita. Demikian titah pak RT kala itu ketika mengetahui nama blog saya yang luar biasa susah diingat, bayangkan saja karisnsz, susah bukan membacanya?!

Singkat cerita, di akhir November kemarin kang ndas Heri mengontak saya untuk bersiap menjadi tuan rumah Anniversary ke-6 Jatimotoblog, sebagai pengganti Jember yang sejak awal direncanakan menjadi tuan rumah dengan juragan sayur dari Jayapura yang didaulat sebagai host. Karena ada acara yang bentrok dengan hajatan salah satu keluarga mas sayur, Situbondo dipilih sebagai alternatif pengganti. Awalnya saya menyanggupi, tapi ternyata kesibukan di sekolah menghadapi ujian akhir semester plus kesiapan ujian nasional ber asis komputer dimana sekolah tempat saya mengajar baru tahun ini menyelenggarakan, jelas kesibukan sangat menyita waktu. Apalagi kala itu kang ndas berharap ada kegiatan jalan-jalan ke Kawah Ijen atau semacam baksos ke panti asuhan. Tentu mempersiapkan semua itu butuh waktu yang lumayan. Akhirnya saya menyerah dan angkat tangan. Situbondo batal menjadi tuan rumah anniversary Jatimotoblog untuk kedua kalinya (pertama di tahun 2013 silam). Mohon maaf untuk kang ndas dan teman-teman di Jatimotoblog.


Akhirnya, anniversary Jatimotoblog ke-6 diselenggarakan di Sidoarjo, rumah kang Priyo penunggu otobalancing.net. Acara dilaksanakan 23-24 Desember 2017, walaupun masih suasana liburan, saya ternyata tidak bisa hadir. Kali ini alasan keluarga mengemuka. Tidak apa-apa, tanpa kehadiran saya yang sudah absen sejak tahun lalu, tentu tidak akan mengurangi kemeriahan acara. Dan memang benar, Anniversary Jatimotoblog tahun ini lebih meriah dengan support dari MPM Honda selaku main dealer Honda untuk area Jatim-NTT dan IJMG Indrapura selaku main dealer Suzuki area Jatim.

Pada Anniversary kali ini kang ndas sempat berbisik bahwa agenda lainnya adalah pemilihan ‘ndas’ baru. Ndas adalah sebutan kami untuk ketua Jatimotoblog. Wah, siapa ya?


Ternyata, tuan rumah secara aklamasi dipilih oleh teman-teman yang hadir di acara tersebut sebagai ndas baru Jatimotoblog periode 2017-2022 menggantikan kang Heri yang telah menjabat sejak 2012 silam.

Selamat untuk kang Priyo otobalancing semoga bisa menjaga amanah teman-teman, bisa bersikap netral terhadap pendekatan-pendekatan dari pabrikan, mampu mengayomi teman-teman blogger Jatimotoblog yang memiliki keragaman sifat dan karakter, mampu membawa Jatimotoblog lebih baik, lebih besar dan tentu saja tetap kritis dengan dunia otomotif roda dua di tanah air.


Untuk kang Heri, terima kasih atas kepemimpinannya selama 5 tahun ini. Jatimotoblog menjadi seperti saat ini tidak lain berkat kepemimpinan beliau yang saya akui sangat luwes, santai, ngayomi dan sabar. Sampeyan jempolan kang!

Ke depan, mungkin saya tidak akan bisa seaktif sebelum-sebelumnya di Jatimotoblog (padahal memang jarang aktif sih). Faktor keluarga dimana saya dikaruniai amanah dua jagoan ganteng yang masih balita masih menjadi alasan utama. Alasan lainnya adalah jarak Situbondo – Surabaya atau Malang sebagai pusat kegiatan Jatimotoblog adalah alasan lainnya. Bagi sebagian dari teman-teman mungkin jarak dua kota itu tidak seberapa, bisa sekali geber gas. Atau kalau gak bisa jadi busmania, tapi entah kenapa saya sudah merasa capek duluan ketika membayangkan menuju dua kota itu. Dari awal saya memang busmania, walau blognya tentang motor, tapi turing atau motoran ratusan kilometer bukanlah jiwa saya. Ini pulalah alasan utama kenapa saya tidak begitu berharap mendapat undangan atpm, takut tidak bisa menghadirinya.


Tapi, perseduluran tentu masih akan saya jaga. Grup whatsapp Jatimotoblog akhirnya menjadi sarana untuk itu. Mungkin sesekali jika harus ke dua kota itu ketika mendapat ‘tugas negara’ saya tetap akan berusaha menjalin silaturrahim dengan dulur-dulur Jatimotoblog.

Last, sekali lagi selamat buat kang ndas Priyo dan terima kasih untuk kang Heri atas dedikasinya selama ini untuk Jatimotoblog. Terima kasih juga buat teman-teman di Jatimotoblog lainnya seperti potretbikers, arifdadot, sugimasihada yang entah apakah masih ada untuk blog otomotifnya, nyobamoto, novi snoopy sang komentator yang kini mulai vakum komentar, edwin, mariodevan, motorrio, munivmotoblog, johnhendyofmars, atasaspal, warungbiker, touringrider, akhya, anangcozz, ndeso94, motogokil, motomazine, aselimalang, bakulkangkungjpr1, adventuriderz, rudysoul, cicakkreatip, motoblast dan semua yang mungkin lupa tidak saya sebut. Kalian luar biasa!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s