Bodi Aerox 155 Ini Pecah Akibat Baut, Ringkih?!

Di penghujung tahun ini lagi ramai soal patahnya triple clamp New CB150R yang menurut pengakuan si rider akibat menghantam lubang jalan. Tidak hanya naked sport Honda itu yang punya cerita, skutik sporty Yamaha juga punya sesuatu untuk dibahas yakni Aerox 155.

Di sebuah grup facebook Yamaha Aerox 155 Indonesia seorang membernya dengan nama akun Fausi Wiratama memposting sebuah penampakan bagian leher stang (bawah speedo) yang bolong akibat patah.

“Mungkin ada yang senasip?
#belum juga nyampe sebulan [emoticon]

Apa yang terjadi?

Ternyata yang pecah adalah pas dibagian bodi yang melekat ke rangka alias yang ada bautnya. Menurut keterangan di kolom komentar, hal itu terjadi karena baut yang terlalu rapat sehingga ketika motor melaju, getaran membuat baut menekan bodi plastik dan pecah.

Namun, netizen lain di kolom komentar menceritakan bahwa dirinya telah melonggarkan baut itu sejak awal, ternyata setelah dipakai riding, bodi memang tidak pecah tapi baut hilang yang kemungkinan besar terlepas dan jatuh.

Seperti biasa, ketika ada postingan model begini, tidak butuh lama juga ada yang memposting penampakan pecah atau retaknya bodi leher stang Aerox lainnya di kolom komentar.


Netizen lain berpendapat bahwa hal itu bisa terjadi karena kualitas bodi plastik Aerox yang rendah. Jika kondisi bodi tebal dan kuat mustahil akan pecah sendiri, apalagi jika diakibatkan getaran.

Namun, andaikan kita memvonis bodi Aerox tipis, owner Aerox lain mengaku baik-baik saja motornya. Bisa dikatakan ini adalah kejadian per kasus saja. Tidak bisa digeneralisir semuanya.

Semoga pihak YIMM bisa membaca keluhan konsumen setianya. Kemudian memberikan solusi atau setidaknya pernyataan atau klarifikasi soal ini. Sebab, konsumen saat ini banyak yang kritis. Sayang jika penanganannya lambat, tidak ada perhatian produsen soal ini. Sebab bukan tidak mungkin setelahnya yang bersangkutan tidak akan lagi membeli produk dari brand yang sama. Kapok bin jera. Parahnya lagi konsumen lainnya akan mengikuti jejaknya.
Di tengah marketshare yang terus tertekan oleh rival, Yamaha seharusnya memberikan perhatian lebih kepada konsumennya. Hal-hal kecil begini jika dibiarkan akan berpengaruh cukup besar. Betul begitu?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s